Minggu, 25 September 2011

Assalamualaikum wr.wb..

  Kali ini ane ingin sharing tentang cara menghasilkan duit di internet nah ada berbagai macam PTC maupun PTR yang bisa di temukan di internet tetapi bukan berarti semuanya membayar seperti yang kita harapkan nah agar semuanya tidak penasaran PTC atau PTR mana yang benar-benar membayar ini dia jawabannya




klik link diatas untuk lebih jelasnya
PTR di atas membayar mahal para membernya hanya untuk tugas mengklik iklan yang ada yang tampil dalam 60 detik,,per email di bayar 150$ per klik iklan di bayar 100$ dan akan segera payout setelah penghasilan klik mencapai 10,000$ ada banyak email seharinya yang bisa di klik jadi cuma membutuhkan waktu 2 minggu saja untuk dapat payout ,,dan di jamin membayar ..

semoga bermanfaat
wassalam,,wr..wb

Rabu, 14 September 2011

Bhinaka Tunggal Ika


Bhinneka Tunggal Ika

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Garuda Pancasila dengan semboyanBhinneka Tunggal Ika
Bhinneka Tunggal Ika adalah motto atau semboyan Indonesia. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuna dan seringkali diterjemahkan dengan kalimat “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.
Diterjemahkan per patah kata, kata bhinneka berarti "beraneka ragam" atau berbeda-beda. Kataneka dalam bahasa Jawa Kuna berarti "macam" dan menjadi pembentuk kata "aneka" dalam Bahasa Indonesia. Kata tunggal berarti "satu". Kata ika berarti "itu". Secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika diterjemahkan "Beraneka Satu Itu", yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap adalah satu kesatuan. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan.
Kalimat ini merupakan kutipan dari sebuah kakawin Jawa Kuna yaitu kakawin Sutasoma, karangan Mpu Tantular semasa kerajaan Majapahit sekitar abad ke-14.
Kakawin ini istimewa karena mengajarkan toleransi antara umat Hindu Siwa dengan umat Buddha.
Kutipan ini berasal dari pupuh 139, bait 5. Bait ini secara lengkap seperti di bawah ini:

Rwāneka dhātu winuwus Buddha Wiswa,
Bhinnêki rakwa ring apan kena parwanosen,
Mangka ng Jinatwa kalawan Śiwatatwa tunggal,
Bhinnêka tunggal ika tan hana dharma mangrwa.
Terjemahan:

Konon Buddha dan Siwa merupakan dua zat yang berbeda.
Mereka memang berbeda, tetapi bagaimanakah bisa dikenali?
Sebab kebenaran Jina (Buddha) dan Siwa adalah tunggal
Terpecah belahlah itu, tetapi satu jugalah itu. Tidak ada kerancuan dalam kebenaran.

[sunting]Lihat pula